ESG Update – Dalam ajang Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) 2026, Kamar Dagang dan Industri Abu Dhabi memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan swasta melalui inisiatif Label Berkelanjutan (Sustainability Label). Penghargaan ini menegaskan komitmen Abu Dhabi dalam mengintegrasikan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam daya saing bisnis dan nilai institusional.
Mendorong Pertumbuhan Lewat Standar ESG
Program ini dirancang untuk mempercepat adopsi standar ESG di komunitas bisnis melalui penilaian kesiapan, peningkatan kapasitas, dan klasifikasi institusi. Tujuannya adalah membantu perusahaan:
- Mendiagnosis kesenjangan dalam operasional mereka.
- Memperkuat kredibilitas di pasar internasional yang menuntut transparansi ESG.
- Meningkatkan ketahanan bisnis dalam menghadapi perubahan ekonomi global.
H.E.Shamis Ali Khalfan Al Dhaheri, Wakil Ketua Kedua Kamar Dagang Abu Dhabi, menyatakan bahwa keberlanjutan kini menjadi pilar utama daya saing ekonomi kawasan.
Ia menekankan bahwa penghargaan ini mencerminkan dukungan pemerintah agar sektor swasta siap menghadapi transformasi masa depan dengan praktik yang lebih bertanggung jawab.
Klasifikasi Berdasarkan Kinerja
Kamar Dagang Abu Dhabi mengategorikan perusahaan penerima label ke dalam empat tingkatan berdasarkan kriteria penilaian yang ketat:
| Kategori | Perusahaan Penerima (Contoh) |
|---|---|
| Diamond | Emirates Driving Company, Emirates Steel, Aldar Properties. |
| Gold | Union Iron and Steel Factory, NMDC, Weatherford, Trojan Construction Group. |
| Silver | Al Mazrouei Group (Al Turath Engineering), Best Pick General Trading. |
| Bronze | Emirates Link Contracting Company, Lead Development. |
H.E. Ali Mohamed Al Marzooqi, Direktur Jenderal Kamar Dagang Abu Dhabi, menambahkan bahwa ADSW adalah platform global yang tepat untuk menunjukkan bagaimana integrasi antara kinerja ekonomi dan tanggung jawab sosial dapat tercapai.
Dampak Nyata bagi Perusahaan
Sejumlah eksekutif perusahaan yang hadir menyatakan bahwa program ini membawa perubahan signifikan pada model bisnis mereka, seperti:
- Efisiensi Operasional: Meningkatkan produktivitas serta mengurangi limbah dan penggunaan sumber daya.
- Manajemen Risiko: Memperkuat tata kelola untuk memitigasi risiko di masa depan.
- Kredibilitas Pasar: Meningkatkan kepercayaan di mata mitra, investor, dan klien, serta membuka akses ke rantai pasok global.
Signifikansi Regional dan Global
Inisiatif ini menandai pergeseran besar di ekonomi Teluk, di mana keberlanjutan kini berkelindan erat dengan promosi investasi dan akses pasar. Dengan adanya klasifikasi ini, isu ESG tidak lagi sekadar pelaporan sukarela, melainkan menjadi bagian inti dari tata kelola operasional yang menentukan posisi perusahaan dalam rantai nilai global.