ESG Update – PT Lautan Luas Tbk (LTLS) resmi bergabung sebagai peserta United Nations Global Compact (UNGC) guna memperkuat penerapan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Langkah strategis ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menyelaraskan strategi operasional dengan standar internasional di bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
Keikutsertaan dalam inisiatif global tersebut bertujuan untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke seluruh rantai nilai bisnis kimia terintegrasi milik perusahaan. LTLS menargetkan penciptaan nilai jangka panjang yang memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan sekaligus berkontribusi pada pembangunan nasional.
Dorong Transparansi dan Inovasi Berkelanjutan
Dampak dari keanggotaan ini diharapkan terlihat pada peningkatan transparansi operasional melalui pelaporan berkala atas kemajuan implementasi komitmen keberlanjutan. Penyelarasan kebijakan dengan standar global juga mendorong pengembangan produk yang lebih ramah lingkungan serta penguatan etika bisnis di seluruh lini usaha.
Manajemen menegaskan bahwa integrasi aspek ESG kini menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan dan proses bisnis, sejalan dengan pengalaman perusahaan yang telah lebih dari 74 tahun berkiprah di industri kimia.
“Keikutsertaan perusahaan merupakan langkah strategis untuk memperkuat komitmen terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab dan mengintegrasikan aspek ESG secara konsisten,” ujar Eurike Hadijaya, Investor Relations, Corporate Communications & ESG Manager LTLS, Kamis (22/1/2026).
Selaras dengan Sepuluh Prinsip UN Global Compact dan SDGs
ESG Update – Sebagai tindak lanjut, LTLS telah mengikuti sesi pengenalan guna mendalami panduan operasional sesuai dengan Sepuluh Prinsip United Nations Global Compact, yang mencakup bidang hak asasi manusia, standar ketenagakerjaan, perlindungan lingkungan, dan anti-korupsi. Program ini juga mengarahkan perusahaan untuk berkontribusi aktif dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.
Sertifikat kepesertaan resmi menandai dimulainya fase baru bagi perusahaan dalam memperkuat misi keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
Senior Manager – Member Relations, Communications & Partnerships UN Global Compact Network Indonesia, Evy Rosriani, mengapresiasi langkah LTLS yang dinilai sejalan dengan upaya global membangun ekosistem bisnis yang lebih etis.
“Keanggotaan ini menunjukkan upaya perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi, operasional, dan inovasi yang selaras dengan standar Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujarnya.
Dilaporkan Melalui Mekanisme Communication on Progress
Setiap perkembangan pelaksanaan komitmen keberlanjutan akan dilaporkan secara terbuka melalui mekanisme Communication on Progress (CoP) sebagai bentuk pertanggungjawaban publik. Mekanisme ini memastikan seluruh program ESG dapat dipantau efektivitas dan dampaknya terhadap masyarakat serta lingkungan.
Penerapan praktik bisnis yang etis dan berkelanjutan diyakini akan memperkuat daya saing LTLS di industri kimia global yang semakin menempatkan isu keberlanjutan sebagai faktor utama dalam pengambilan keputusan bisnis.
Melalui kolaborasi aktif dengan jaringan UN Global Compact di Indonesia, LTLS berharap dapat menjadi katalisator bagi pelaku industri lain untuk turut berpartisipasi dalam mendorong transformasi bisnis menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.