Ekonomi Hijau

Lobi Bisnis Jepang Tunda Pertemuan dengan Elliott

Ilustrasi Tokyo, Jepang

TOKYO, 24 Februari 2026 — Keidanren, lobi bisnis terbesar di Jepang, menunda pertemuan tertutup dengan investor aktivis Elliott Investment Management yang semula dijadwalkan berlangsung pada 5 Maret.

Pertemuan tersebut dirancang sebagai forum bagi manajer portofolio Elliott yang menangani investasi saham Jepang untuk memaparkan strategi investasi dan pendekatan keterlibatan dengan perusahaan, serta membuka ruang diskusi terbuka. Namun, pejabat Keidanren menyatakan agenda itu ditunda karena “berbagai alasan” tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Elliott belum memberikan tanggapan.

Elliott memperluas jejak investasinya di Jepang dalam beberapa tahun terakhir. Dana lindung nilai asal AS itu mengambil saham di sejumlah perusahaan besar dan mendorong perubahan tata kelola.

Salah satu fokusnya adalah rencana Toyota Motor Corporation mengakuisisi produsen forklift Toyota Industries. Elliott menilai penawaran tersebut terlalu rendah dan kurang transparan. Transaksi ini menjadi sorotan karena dipandang sebagai uji tata kelola perusahaan di Jepang, di tengah dorongan regulator untuk mengurangi praktik kepemilikan silang dan meningkatkan efisiensi modal.

Toyota, yang juga anggota Keidanren, memperpanjang masa tender offer hingga 2 Maret setelah dukungan pemegang saham dinilai belum mencukupi. Elliott bahkan menawarkan untuk membeli saham dari investor yang telah menyetujui tender tersebut, langkah yang berpotensi mengurangi dukungan terhadap aksi buyout.

Selain kasus Toyota, Elliott juga memiliki saham di beberapa perusahaan anggota Keidanren lainnya, termasuk Tokyo Gas, Kansai Electric Power, dan Sumitomo Realty & Development.

Penundaan pertemuan ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian terhadap praktik tata kelola perusahaan di Jepang serta peran investor aktivis dalam mendorong reformasi korporasi.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like