Bisnis Energi Berkelanjutan

Peluang Besar Sektor Energi Bersih: Schneider Electric Soroti Kebutuhan Regulasi di Indonesia

JAKARTA, 24 Juni 2026 – Pengembangan sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia dinilai memiliki potensi raksasa yang masih terpendam. Perusahaan global manajemen energi, Schneider Electric, secara blak-blakan menyoroti besarnya minat investasi asing yang tertahan akibat ketidakpastian iklim regulasi di Tanah Air.

“Potensi surya dan panas bumi di Indonesia sangat luar biasa. Investor global siap mengucurkan miliaran dolar, namun mereka butuh jaminan hukum jangka panjang,” ujar Direktur Schneider Electric dalam forum investasi energi hijau di Jakarta, Senin (24/6).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa transisi energi bukan lagi sekadar tren, melainkan tuntutan hidup-mati (survival) bagi industri manufaktur Indonesia untuk memenuhi standar hijau rantai pasok global. Tanpa pasokan listrik hijau yang stabil, ekspor nasional terancam terkena boikot pajak karbon di Eropa.

Pemerintah didesak untuk segera merevisi aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk panel surya agar lebih realistis. “Ketegasan kerangka hukum dan transparansi tarif adalah kunci utama pembuka keran investasi EBT kita,” pungkasnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like