ESG Update – Olahkarsa resmi meluncurkan buku berjudul ESG 101: Panduan Praktis Menuju Bisnis Berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan literasi terkait Environmental, Social, and Governance (ESG) di kalangan pelaku usaha di Indonesia.
Buku tersebut dirancang sebagai referensi praktis bagi perusahaan, pemimpin organisasi, serta pembuat kebijakan agar dapat memahami konsep ESG secara lebih terstruktur dan aplikatif.
Peluncuran buku ini berlangsung di Jakarta pada Selasa (10/3) dan menjadi bagian dari langkah strategis Olahkarsa untuk mendorong implementasi prinsip keberlanjutan dalam dunia bisnis.
Menjawab Kebutuhan Literasi ESG
Co-Founder & CEO Olahkarsa, Unggul Ananta, menyampaikan bahwa kebutuhan terhadap literasi ESG di Indonesia terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya perusahaan yang mulai mengadopsi prinsip keberlanjutan.
Namun, menurutnya, masih banyak pelaku usaha yang membutuhkan panduan sederhana dan praktis untuk memahami konsep ESG secara komprehensif.
Ia menjelaskan bahwa buku ESG 101 disusun agar dapat membantu para pemimpin perusahaan menerjemahkan konsep keberlanjutan ke dalam strategi bisnis yang relevan dengan praktik industri saat ini.
Pendekatan Praktis untuk Implementasi ESG
Dalam buku tersebut, Olahkarsa menekankan pendekatan yang bersifat praktis sehingga dapat langsung digunakan oleh pimpinan organisasi dalam merancang strategi keberlanjutan.
Fokus utama buku ini adalah pada penguatan transparansi serta penyusunan strategi keberlanjutan yang terintegrasi dengan operasional perusahaan.
Dengan pemahaman yang tepat, perusahaan diharapkan mampu mengimplementasikan prinsip ESG secara konsisten dalam kegiatan bisnis sehari-hari.
Diskusi Bersama Praktisi Keberlanjutan
Momentum peluncuran buku ini juga diisi dengan diskusi strategis yang menghadirkan sejumlah pakar keberlanjutan dari berbagai sektor industri.
Beberapa narasumber yang hadir antara lain Chief Transformation Office PT Pegadaian, Rully Yusuf; Head of Corporate Sustainability PT Kalbe Farma Tbk, Abi Nisaka; serta Climate, Energy & Circular Economy Programme Manager Indonesia Business Council for Sustainable Development, Lusye Marthalia.
Para narasumber tersebut berbagi pengalaman mengenai strategi transformasi bisnis yang lebih ramah lingkungan sekaligus bertanggung jawab secara sosial.
Mendorong Sinergi Praktik Bisnis Berkelanjutan
Peluncuran buku ini juga menjadi ruang dialog antara pelaku industri dan praktisi keberlanjutan untuk bertukar gagasan mengenai penerapan ESG di berbagai sektor.
Melalui interaksi lintas industri tersebut, diharapkan tercipta kolaborasi yang mampu mempercepat adopsi praktik bisnis yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan Indonesia.
Olahkarsa berharap buku ESG 101 dapat menjadi referensi penting bagi dunia usaha dalam memahami dan menerapkan standar keberlanjutan global, khususnya dalam aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.
Dengan meningkatnya literasi ESG, perusahaan diharapkan mampu memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.